Tata krama orang jepang



Kebiasaan mengucap salam

Terdapat dua macam warga jepang dalam berinteraksi dengan orang lain ,yaitu mengucap salam dengan cara membungkuk dan memberi kartu nama .jadi apabila anda bertemu dengan orang jepang ,lakukanlah cara perkenalan secara tradisional separti di sebutkan di atas .mulailah dengan menyebut nama anda ,misalnya,”nama saya Landy Agung Nugroho. senang bertemu dengan anda”.atau dalam Bahasa jepang ,”hajimemashite”,landy desu.dozo yoro shiku.
Di jepang nama pertama yang di miliki satiap orang adalah nama keluarga ,sedangkan nama yang kedua adalah nama kecil atau nama pertama anda.jadi ketika menyabut nama orang,biasakan menyebut nama keluarga,kemudian di tambahkan dengan akhiran san. Nama kecil hanya akan di uacapkan di kalangan anggota keluarga atau teman dekat. Akhiran san adalah istilah yang sifatnya menghargai atau menunjukan rasa hormat.akhiran san sama dengan tuan,nyonya atau nona. Tetapi jangan menambahkan akhiran san. Pada nama anda sendiri.

Kebiasaan membungkuk

Perkenalan dengan jabat tangan adalah hal biasa. Namun,bagi masyarakat jepang tradisi membungkuk saat mengucapkan salam adalah kebiasaan yang lebih santun. Kebiasaan sebanyak satu atau dua kali ini biasanya di lakukan saat memberikan sambutan,mengucapkan selamat jalan,meminta maaf,mengucapkan penghargaan ,atau saat mengajukan permahonan.
Kebiasaan membungkuk adalah tindakan merendahkan diri sendiri di hadapan orang lain sebagai ungkapan rasa hormat. Sikap membungkuk yang lebih dalam biasanya di gunakan sebagai sambutan pertama. Kebiasaan ini akan terlihat pada ucapan resmi.
Posisi badan di bungkukkan dengan sudut tiga puluh derajat dari pinggang di lakukan lebih kurang tiga detik. Untuk lelaki, kedua tangan di letakkan dengan telapak di paha,jari-jari menunjuk padakedua lutut. Sedangkan untuk perempuan ,kedua tangan di lipat sebelum membungkuk. Berjabat tangan erat-erat bukanlah kebiasaan orang jepang.
Posisi membungkuk secara tidak resmi dapt di lakukan dengan sudut lima belas derajat dari pinggang dan kedua tangan di letakkan di samping. Hal ini bisa di lakukan sehari-hari kepada semua orang di semua tingkatan. Untuk peremuan,silangkan kedua tangan pada paha untuk menunjukan kerendahan hati yang lebih besar.
Bagi orang jepang tidak sopan jika salam membungkuk tidak di balas dengan salam bungkukan. Dengan membalas membungkuk,orang jepang akan merasa lebih dakat dengan anda.

Memberikan kartu nama

Orang jepang juga memiliki kebiasaan menukar kartu nama. Kebiasaan ini di sebut meishi,yang di lakukan setelah kita memperkenalkan diri dengan cara membungkuk. Bagi anda yang bergerak di bidang bisnis,saat bertemu dengan orang jepang, anda haru mempersiapkan kartu nama yang di tulis dengan Bahasa inggris dan jepang. Setelah menerima kartu nama itu, gunakan sedikit waktu anda untuk membaca dan memperhatikan kartu yang di berikan kepada anda.
Bila orang jepang yang anda ajak memberikan salam itu selesai membungkuk,segara berikan kartu nama anda dengan kedua tangan anda. Bagi orang jepang, kartu nama seseorang adalah sebuah alat perkenalan yang berguna dan memiliki manfaat untuk pertemuan selanjutnya.

Menawarkan barang dagang

Dalam melakukan transaksi bisnis,umumnya orang jepang menerapkan tangan pembeli berada di atas. Hal ini menunjukkan kedudukan pembeli lebih tinggi dari pada penjual. Dalam kegiatan bisnis,orang jepang sangat memerhatikan hal-hal berikut ini :

  •  Sangat hati-hati dan tidak pernah tergesa-gesa dalam memberikan penjelasan. Mereka akan memberikan penjelasan setahap demi setahap,bahkan memberikan kesempatannya bertanya pada orang lain untuk bertanya atas penjelesan yang dia berikan itu.

  •  Sangat memprioritaskan kelanjutan hubungan kerja jangka panjang bagi pertumbuhan bisnisnya dan kelanjutan kerja para keryawannya.
  • Sangat menghargai pernyatan tertulis, misalnya keterangan pada produk yang tertulis “sangat di percaya”.
  • Sangat menyukai alat peraga dan selebaran atau brosur dalam mempromosikan barang dagangan mereka.
  • Sangat menghormati kredibilitas dan kejujuran mitra kerja.
  • Sangat menyukai orang-orang yang tenang,ramah,bersahabat,kompromistis dan mau mendengar. Mereka tidak suka orang-orang dengan tipe arogan,pemarah,suka menyerang,keras,plin-plan,orang yang memamerkan kekuasaan dan tidak mandiri.
  • Sangat menerapkan hubungan kerja seumur hidup sehingga karyawan setia terhadap perusahaan dan mereka juga akan di perhatikan oleh perusahaan.
  • Sangat menyukai perusahaan yang menghargai umur dan kenaikan jabatan sebagai tanda kehormatan perusahaan terhadap masa kerja karyawannya.

Tidak suka kritik

Orang jepang cenderung sensitif terhadap kritikan yang besifat pribadi. Mereka tidak suka kritik karena hal itu dapat menimbulkan perasaan malu dan kehilangan muka bila di lakukan secara terbuka. Jika orang jepang mengeluh tentang suami atau istri,biasanya itu hanya dalam bentuk self effacement atau  basa basi untuk merendahkan diri atau merendahkan keluarga mereka sendiri,mereka tidak mau mengatakan kepada siapapun.
Pidato yang memotivasi dan sangat antusias
Bagi orang jepang,pidato merupakan hal yang sangat sarius. Mereka menganggap piodato yang terlalu banyak lelucon sebagai sesuatu yang meremehkan isi pidato atau persoalan yang di angkat dalam materi pidato. Pidato-pidato yang akan di bicarakan biasanya yang bersifat motivasional dan antusias,tak heran jika banyak  karyawan di jepang yang termotivasi dalam bekerja dan antusias terhadap perusahaan tempatnya bekarja.

Arti senyum orang jepang



Orang jepang sangat suka tersenyum. Mereka tersenyum tidak hanya dalam keadaan senang atau gembira saja. Dalam keadaan apapun mereka dapat tersenyum. Selain untuk obat hati sendiri,bagi orang jepang”tersenyum”dimaksudkan untuk mengormati orang lain yang ia ajak berbicara.
Ciri khas lain orang jepang adalah mereka tidak suka mengumbar perasaan yang tengah bergejolak di dalam hati. Bila sedang bahagia atau senang,mereka tidak perlu berteriak atau berjingkat kegirangan. Begitu pula jika sedang bersedih,mereka dapat mengendalikan warna-warni perasaan yang berkecamuk di dalam hati. Namun demikian,remaja jepang masa kini tampaknya sudah mulai terpengaruh terhadap kebudayaan barat sehingga banyak di jumpai anak-anak remaja jepang yang mengungkapkan perasaannya secara ekspresif.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar